Sabtu, 28 Mei 2016

Puisi : "Keluhku di Penyesalan"

Karya Erin Jamian



Egoisku berkata,
berkata semauku
Rasa dan logika tak sependapat,
Tak mungkin secepat ini berlalu
Seolah terlempar jauh
Tubuhnya terhempas didepanku
Cerita indah telah berbatas
Jerit hati saat bibir terkunci

Sepasang mata terpaku,
Menatap secarik kain putih bertebaran
Genggamku sendiri memegang,
Tak ada respon dari dingin tanganmu
Rasaku membelai, menyeret
Air dari danau
Saat mata terasa hangat
Namun hati dingin membeku

Tak ada jawab darimu!!
Mungkinkah kau telah jauh terseret takdirmu??

Beberapa kata diperbaiki oleh saya serta judul dibuat oleh saya.

Puisi : "Rinduku Berpadu Bingkai"

Karya Erin Jamian


Rindu dan Bingkai jadi satu
Kucari arti
Terus ku duga-duga

Kuajak kau bicara

Ini tentang rindu yangg terpaku
Menatap kaca yang langsung menembus ke wajah mu

Melihat kau tersenyum tipis
Kuduga mungkin kau bahagia saat ku tatap

Maka ku teruskan tuk menatap
Mungkin dapat buat mu lebih bahagia.. Namun saat ku tatap tiba-tiba air menetes di bingkai itu
Terus menetes sampai wajah mu terlihat buram di situ..
Itu Menghapus senyum mu!! Lalu ku cari kata tuk mengembalikan senyum mu.. Terus ku cari kata sembari menghapus air di bingkai itu.. Sampai ku temukan kata itu
Membuat mu kembali tersenyum

Siapa yang tau...
Kata itu buat kau lebih bahagia.
"TIADA KATA SEPENGGAL DO'A"


Beberapa kata diperbaiki oleh saya serta judul dibuat oleh saya.