Egoisku berkata,
berkata semauku
Rasa dan logika tak sependapat,
Tak mungkin secepat ini berlalu
Seolah terlempar jauh
Tubuhnya terhempas didepanku
Cerita indah telah berbatas
Jerit hati saat bibir terkunci
Sepasang mata terpaku,
Menatap secarik kain putih bertebaran
Genggamku sendiri memegang,
Tak ada respon dari dingin tanganmu
Rasaku membelai, menyeret
Air dari danau
Saat mata terasa hangat
Namun hati dingin membeku
Tak ada jawab darimu!!
Mungkinkah kau telah jauh terseret takdirmu??
Beberapa kata diperbaiki oleh saya serta judul dibuat oleh saya.

padu padan diantara dua sastrawan. Amin ya ALLAH
BalasHapusAamiiin 🙏👍
BalasHapus